APR vs. Suku Bunga: Perbedaan yang Dapat Menghemat Ribuan Anda
Anda berbelanja hipotek atau pinjaman pribadi, dan akhirnya mempersempitnya menjadi dua bank.
- Bank A menawarkan Suku Bunga 6,0% dan APR 6,5%.
- Bank B menawarkan Suku Bunga 6,1% dan APR 6,2%.
Pinjaman mana yang sebenarnya lebih murah?
Kebanyakan peminjam langsung memilih Bank A karena hanya melihat suku bunga dasar (6,0%). Kenyataannya, Bank B adalah pilihan yang jauh lebih murah.
Memahami perbedaan antara Suku Bunga dan Tingkat Persentase Tahunan (APR) adalah salah satu keterampilan paling penting dalam keuangan pribadi. Berikut rinciannya.
Berapa Suku Bunganya?
Suku bunga adalah biaya dasar yang dikenakan bank kepada Anda untuk meminjam uang pokoknya.
Jika Anda meminjam $10.000 dengan tingkat bunga 6%, perhitungannya (disederhanakan selama satu tahun tanpa amortisasi) berarti Anda berhutang kepada bank sebesar $600 hanya untuk hak istimewa menyimpan uang mereka.
Suku bunga adalah angka yang digunakan untuk menghitung EMI bulanan Anda. Jika Anda menggunakan Kalkulator EMI kami dan memasukkan tarif 6%, pembayaran bulanan Anda yang sebenarnya akan ditampilkan hanya berdasarkan pokok dan tarif.
Berapa APR (Tingkat Persentase Tahunan)?
Bank tidak hanya membebankan bunga kepada Anda. Mereka juga membebankan biaya segunung kepada Anda untuk menyiapkan pinjaman. Saat Anda membeli rumah atau mendapatkan pinjaman, Anda mungkin dihadapkan pada:
- Biaya Asal
- Biaya Pialang
- Biaya Penjaminan
- Poin Diskon
APR adalah angka yang lebih luas dan lebih jujur. Dibutuhkan tingkat bunga dasar, menambahkan semua biaya awal yang tersembunyi, dan menggabungkannya menjadi satu persentase tahunan.
APR mewakili Biaya Sebenarnya pinjaman.
Mengapa Pemberi Pinjaman Mencoba Membingungkan Anda
Pemberi pinjaman tahu bahwa psikologi manusia cenderung pada angka terendah.
Pemberi pinjaman predator mungkin mengiklankan papan reklame besar yang bertuliskan: "KPR SErendah 4,9%!" Namun dalam cetakan kecil dan mikroskopis di bagian bawah papan reklame, tertulis: (APR 6,8%).
Bagaimana bisa ada kesenjangan 2%? Karena pemberi pinjaman tersebut membebankan Anda biaya penutupan, biaya pemrosesan, dan "poin" wajib yang sangat tinggi hanya untuk mendapatkan tarif 4,9% itu. Jika Anda memperhitungkan biaya ribuan dolar, pinjaman tersebut sebenarnya sangat mahal.
Cara Menggunakan APR untuk Keuntungan Anda
Saat Anda membandingkan penawaran pinjaman dari bank yang berbeda, abaikan sepenuhnya suku bunga dasar.
Mintalah APR kepada setiap pemberi pinjaman. Karena undang-undang federal mengharuskan pemberi pinjaman untuk menghitung APR menggunakan rumus standar, undang-undang ini bertindak sebagai pendeteksi kebohongan universal.
Jika Bank A memiliki APR sebesar 6,5% dan Bank B memiliki APR sebesar 6,2%, Bank B secara matematis lebih murah, berapa pun tingkat suku bunga dasarnya.
Satu-Satunya Pengecualian: Satu-satunya saat Anda harus fokus pada suku bunga dasar daripada APR adalah jika Anda berencana melunasi pinjaman sangat cepat (misalnya, menjual rumah dalam 2 tahun). APR menghitung biaya yang tersebar selama 30 tahun masa pinjaman. Jika Anda meninggalkan pinjaman lebih awal, perhitungan APR akan gagal, dan biaya di muka akan lebih merugikan Anda.